Sejarah Singkat di Balik Kemerdekaan RI
- Sep 13, 2016
- 2 min read
Pembacaan naskah proklamasi, merupakan salah satu tonggak yang menandakan akhir zaman penjajahan atas negara Indonesia. Banyak yang mengetahui tanggal dan kejadiannya. Tetapi bisa jadi sedikit yang mengetahui perjuangan dan kerja keras yang dilakukan oleh para tokoh dalam mendapatkan kemerdekaan.
Soekarno. Sebutlah nama ini dan akan ada banyak hal yang dikatakan mengenai dirinya. Presiden pertama Indonesia. Penulis dan pembaca naskah proklamasi. Banyak yang mengira bahwa perumusan naskah proklamasi dilakukan oleh dirinya dengan sukarela, tetapi perumusan naskah diawali dengan perdebatan hebat antara para golongan muda dan golongan tua. Meskipun kedua belah pihak sama-sama menginginkan kemerdekaan, tetapi gagasan yang mereka miliki untuk meraih kemerdekaan itu berbeda. Golongan tua menginginkan Indonesia meraih kemerdekaan tanpa tumpah darah, meskipun itu berarti harus bekerja sama dengan Jepang.
Hatta. Walau banyak orang mengira dia hanya berdiri di bayangan Soekarno, tetapi ini tidak tepat. Ia menyusun konsep teks proklamasi di rumah Laksamana Tadashi Maeda bersama Bung Karno dan Mr. Achmad Soebardjo. Tidak hanya itu, ia juga menandatangani teks Proklamasi atas nama bangsa Indonesia bersama Bung Karno.
Sebaliknya, golongan muda menginginkan terlaksananya proklamasi Kemerdekaan dengan kekuatan mereka sendiri; lepas dari campur tangan pemerintah Jepang. Perbedaan pendapat ini, mengakibatkan penekanan-penekanan golongan pemuda kepada golongan tua yang mendorong mereka melakukan “aksi penculikan” terhadap diri Soekarno-Hatta. Soekarno tentu saja kecewa saat para pemuda menolak untuk menerima alasannya menunda proklamasi. Tetapi dia tidak mempunyai pilihan lain, maka diturutilah permintaan para pemuda.
Dan akhirnya terjadilah proklamasi, yang berisi seperti berikut ini:
P R O K L A M A S I
Kami bangsa Indonesia dengan ini menjatakan kemerdekaan Indonesia.
Hal-hal jang mengenai pemindahan kekoeasaan d.l.l., diselenggarakan dengan tjara seksama dan dalam tempo jang sesingkat-singkatnja.
Djakarta, hari 17 boelan 8 tahoen 05
Atas nama bangsa Indonesia.
Soekarno/Hatta
Setelah perjuangan para pahlawan dan juga tekad pemuda-pemudi Indonesia akhirnya Indonesia bisa merdeka, dari penjajahan negara. Merdeka dari penjajahan, berarti kita mempunyai banyak kesempatan untuk mengembangkan diri. Menjadikan Indonesia sebagai negara maju. Marilah kita berkontribusi membanggakan tanah air Indonesia.














Comments