Berbahasa Inggris yang Salah, Berbahasa Indonesia yang Tidak Tepat
- Aug 31, 2016
- 2 min read
Sebagian kita pasti bingung dengan judul di atas. Tapi dalam kehidupan sehari-hari, kita sering menemukan bahkan melakukan kesalahan berbahasa ini. Saat menggunakan istilah atau kata bahasa Inggris, kita sering salah. Demikian pun saat kita mencari padanannya dalam bahasa Indonesia atau menggunakan bahasa Indonesia pun tidak tepat.
Kenyataan lain adalah kita sering keinggris-inggrisan. Keinggris-inggrisan maksudnya kurang lebih menggunakan bahasa Inggris dalam komunikasi bahasa Indonesia namun bahasa Inggris yang kita pakai ternyata salah. Hal seperti ini paling sering terjadi saat muncul istilah-istilah baru (biasanya dalam bidang teknologi atau IT).
Hal di atas cukup menggelitik. Namun, kita juga tidak bisa serta-merta menyalahkan pengguna bahasa. Pengguna bahasa bisanya hanya menyerap kata atau istilah yang umum dalam masyarakat. Celakanya, kata atau istilah itu dalam bahasa Inggris, sedangkan lidah dan kemampuan kita terbatas dalam memahami dan mengucapkan bahasa Inggris.
Hal ini sebenarnya direspon cukup baik oleh Badan Bahasa, yang merupakan lembaga resmi negara dalam bidang bahasa. Mereka cukup adaptif dan merespon dengan cepat makna atau padananan istilah asing dalam bahasa Indonesia. Namun, kembali lagi bahwa arus bahasa lisan membuat kampanye bahasa Indonesia dari Badan Bahasa terlihat tidak efektif.
Misalnya pemakaian istilah “upload” dalam bahasa Inggris yang di media sosial sering ditulis “aplod” atau “aplot”. Contoh lain adalah “download” yang entah karena plesetan atau benar-benar tidak paham, masyarakat sering menulis “donlot”. Padahal untuk kata “upload”, Badan Bahasa sudah menerjemahkan dan memopulerkan “unggah” dan “unduh” untuk padanan kata “download”.
Contoh di atas memberi gambaran kepada kita bahwa saat menggunakan kata atau istilah bahasa Inggris, masyarakat salah dalam menggunakannya. Namun, masyarakat juga tidak menggunakannya dalam bahasa Indonesia, yang seharusnya untuk mengurangi “kesalahan” tadi atau dianggap keinggris-inggrisan.
Berikut, beberapa istilah yang kembali dirilis oleh Badan Bahasa terlebih untuk merespon pengunaan istilah dalam bidang IT.
chace memory = memori tembolok
browser = peramban
bar code = kode batang
blogger = narablog
power bank = bank daya
Masih banyak kata, kelompok kata, atau istilah dalam bahasa Inggris yang berseliweran dan sering kita pakai. Mari kita bijak menggunakan bahasa. Jika kita tidak bisa menemukan padanan bahasa Indonesia dari kata bahasa Inggris yang kita pakai, pastikan bahwa penulisan atau pengucapannya harus benar. Namun, jika kita tahu padanan bahasa Indonesia atas kata atau istilah bahasa Inggris yang hendak kita pakai, hendaknya kita tetap menggunakan bahasa Indonesia.














Comments